Hadiri Abung Barat Bersholawat, Bupati Hamartoni Dukung Pembangunan Masyarakat Berakhlak

LAMPUNG UTARA, (GNotif.Com) – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Abung Barat Bersholawat dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (19/8/2026). Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Lampung Utara itu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan yang memiliki nilai positif bagi kehidupan masyarakat.

Selain menjadi bagian dari rangkaian penyambutan Maulid Nabi Muhammad SAW, Abung Barat Bersholawat juga menjadi ruang berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan. Tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim, unsur pemerintahan, aparat keamanan serta masyarakat umum hadir bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menghadirkan Habib Umar bin Muhdor Alhadad selaku Pimpinan Majelis Persada Al' Ala. Kehadiran ulama dan tokoh agama tersebut semakin menambah kekhidmatan kegiatan yang diisi dengan lantunan sholawat dan pesan-pesan keagamaan.

Bupati Hamartoni Tekankan Pentingnya Pembangunan Manusia

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Menurutnya, pembangunan manusia yang memiliki iman, akhlak, ilmu pengetahuan serta kepedulian terhadap sesama merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan Kabupaten Lampung Utara.

Bupati menilai pembangunan infrastruktur memang penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik. Namun, kemajuan daerah tidak akan memiliki makna yang utuh apabila tidak diimbangi dengan pembangunan karakter dan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Abung Barat Bersholawat dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk kembali mengingat keteladanan Nabi Muhammad SAW sekaligus menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah Daerah selalu berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan, termasuk membangun manusia yang beriman, berakhlak, berilmu serta memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar Bupati Hamartoni dalam sambutannya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan cita-cita pembangunan daerah. Masyarakat yang memiliki keimanan, ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam mendukung kemajuan Kabupaten Lampung Utara.

Kemajuan Daerah Tidak Cukup Hanya dengan Infrastruktur

Bupati Hamartoni juga menyampaikan pandangannya bahwa upaya mewujudkan Lampung Utara yang bermartabat, maju, aman dan sejahtera tidak cukup hanya dengan membangun jalan, gedung maupun berbagai fasilitas fisik lainnya.

Menurutnya, pembangunan daerah harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek spiritual, pendidikan, sosial dan budaya. Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan masyarakat yang memiliki rasa tanggung jawab, saling menghormati dan memiliki semangat untuk membangun daerah secara bersama-sama.

Ia meyakini bahwa iman, ilmu, akhlak, persaudaraan dan gotong royong merupakan modal penting dalam membangun daerah. Nilai-nilai tersebut harus terus dirawat agar masyarakat tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki kehidupan sosial yang harmonis.

“Jalan menuju Lampung Utara yang bermartabat, maju, aman dan sejahtera tidak cukup hanya dibangun dengan jalan dan gedung saja, tetapi juga harus dibangun dengan iman, ilmu, akhlak, persaudaraan dan gotong royong,” tegasnya.

Pandangan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga membutuhkan pemerintah yang mampu hadir dan memberikan pelayanan serta kebijakan yang berpihak pada kepentingan bersama.

Maulid Nabi Menjadi Momentum Memperkuat Ukhuwah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna penting bagi umat Islam. Selain menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempelajari dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun persaudaraan, menjaga perdamaian, menghormati sesama dan memperjuangkan kemaslahatan umat menjadi nilai yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut juga sejalan dengan semangat yang ingin dibangun melalui kegiatan Abung Barat Bersholawat. Masyarakat tidak hanya berkumpul untuk mengikuti kegiatan keagamaan, tetapi juga diajak memperkuat hubungan sosial dan membangun persatuan.

Dalam kehidupan masyarakat yang beragam, persaudaraan dan toleransi menjadi modal penting. Perbedaan latar belakang hendaknya tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan apabila seluruh elemen masyarakat memiliki tujuan yang sama untuk membangun daerah.

Ajakan Memperkuat Persatuan dan Gotong Royong

Bupati Hamartoni mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Abung Barat Bersholawat sebagai bagian dari ikhtiar mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan serta menumbuhkan semangat kebersamaan.

Menurutnya, semangat gotong royong harus terus dipertahankan di tengah masyarakat. Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi juga kekuatan sosial yang dapat membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan.

Ketika masyarakat memiliki kepedulian dan bersedia saling membantu, berbagai program pembangunan akan lebih mudah dilaksanakan. Demikian pula ketika muncul persoalan di tengah masyarakat, penyelesaiannya dapat dilakukan melalui komunikasi, musyawarah dan semangat kebersamaan.

“Mari kita jadikan momentum Abung Barat Bersholawat ini sebagai ikhtiar untuk mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan untuk Kabupaten Lampung Utara yang Maju, Aman, dan Sejahtera,” ajak Bupati.

Ajakan tersebut mendapat tempat penting dalam kegiatan yang diikuti masyarakat. Semangat persatuan diharapkan tidak hanya muncul ketika masyarakat menghadiri kegiatan keagamaan, tetapi dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hadir Bersama Unsur Pemerintahan dan Tokoh Masyarakat

Kegiatan Abung Barat Bersholawat juga dihadiri sejumlah unsur pimpinan dan tokoh Kabupaten Lampung Utara. Di antaranya Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal, S.T., serta anggota DPRD Lampung Utara Arnando Ferdiansyah, Padmi Harja dan Rendy Apriansyah, S.E., M.M.

Dari unsur kepolisian turut hadir Wakapolres Lampung Utara Kompol Talen Hapis, S.H., M.H. Sementara dari unsur TNI, Dandim 0412/LU diwakili Danramil Abung Barat Kapten Sugiono.

Selain itu, hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat serta para anggota majelis taklim. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan masyarakat.

Sinergitas berbagai unsur tersebut sangat penting dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif. Ketika pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat memiliki komunikasi yang baik, berbagai program pembangunan dapat berjalan secara lebih efektif.

Tokoh Agama Berperan dalam Pembinaan Masyarakat

Kehadiran tokoh agama dalam kegiatan seperti Abung Barat Bersholawat juga memiliki arti penting. Tokoh agama memiliki peran dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat, terutama dalam hal penguatan moral, keagamaan dan kehidupan sosial.

Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dalam momentum Maulid Nabi diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga perilaku dan hubungan dengan sesama.

Akhlak yang baik merupakan salah satu fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap saling menghormati, membantu, menjaga ucapan dan menghindari perselisihan merupakan bagian dari nilai yang dapat memperkuat kerukunan.

Di tengah berbagai perubahan sosial, pembinaan keagamaan juga menjadi bagian penting untuk menjaga generasi muda. Anak-anak dan pemuda perlu mendapatkan lingkungan yang mampu memberikan teladan positif sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat.

Membangun Lampung Utara melalui Kolaborasi

Pembangunan Kabupaten Lampung Utara membutuhkan peran berbagai pihak. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat, sementara masyarakat memiliki peran sebagai mitra dalam menjaga dan mendukung keberlangsungan pembangunan.

Tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, organisasi kemasyarakatan dan berbagai kelompok masyarakat juga dapat mengambil peran sesuai bidang masing-masing. Kolaborasi tersebut akan memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Semangat kolaborasi juga tercermin dalam kegiatan Abung Barat Bersholawat. Berbagai unsur dapat berkumpul dalam satu kegiatan dengan tujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan sosial.

Bupati Hamartoni berharap semangat tersebut dapat terus dikembangkan. Pembangunan yang dilakukan pemerintah harus mendapatkan dukungan masyarakat, sementara pemerintah juga harus terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.

Menjaga Lampung Utara Tetap Aman dan Kondusif

Selain pembangunan ekonomi dan infrastruktur, keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Kondisi daerah yang aman akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bekerja, belajar dan menjalankan aktivitas dengan nyaman.

Karena itu, sinergitas antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI dan masyarakat perlu terus diperkuat. Kegiatan keagamaan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dapat menjadi salah satu sarana membangun komunikasi dan menjaga hubungan yang harmonis.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kepedulian terhadap kondisi sekitar, komunikasi antarwarga serta penyelesaian persoalan melalui musyawarah dapat membantu mencegah terjadinya konflik.

Semangat Kebersamaan untuk Masa Depan Daerah

Abung Barat Bersholawat menjadi salah satu gambaran bagaimana kegiatan keagamaan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas. Selain memperkuat spiritualitas, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang mempererat hubungan sosial dan membangun kebersamaan.

Pesan Bupati Hamartoni tentang pentingnya iman, ilmu, akhlak, persaudaraan dan gotong royong menjadi relevan dalam upaya membangun masyarakat yang kuat. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas manusianya.

Masyarakat yang memiliki karakter baik, pendidikan yang memadai, kepedulian sosial dan semangat gotong royong akan menjadi modal penting bagi pembangunan jangka panjang.

Karena itu, kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan masyarakat maupun dalam aktivitas sosial.

Menuju Lampung Utara yang Maju, Aman dan Sejahtera

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pembangunan manusia. Masyarakat yang beriman, berakhlak, berilmu dan memiliki kepedulian terhadap sesama diharapkan mampu menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah.

Melalui kegiatan Abung Barat Bersholawat, semangat tersebut kembali ditegaskan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat membangun daerah secara bersama-sama.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah optimistis berbagai upaya pembangunan dapat terus berjalan. Persatuan, keamanan dan kesejahteraan menjadi tujuan yang membutuhkan kerja bersama.

Kegiatan tersebut akhirnya bukan hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Pesan yang disampaikan Bupati Hamartoni diharapkan dapat menjadi semangat bersama untuk menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial.

Dengan iman sebagai landasan, ilmu sebagai bekal, akhlak sebagai pedoman dan gotong royong sebagai kekuatan, masyarakat Lampung Utara diharapkan mampu terus bergerak menuju kehidupan yang lebih baik.

Abung Barat Bersholawat menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah sejatinya bukan hanya tentang membangun fasilitas dan infrastruktur, tetapi juga membangun manusia yang memiliki karakter, kepedulian dan semangat persaudaraan. Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, cita-cita mewujudkan Kabupaten Lampung Utara yang maju, aman dan sejahtera diharapkan dapat terus diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan. (*)

(Pewarta Pariyo Saputra)

Posting Komentar untuk "Hadiri Abung Barat Bersholawat, Bupati Hamartoni Dukung Pembangunan Masyarakat Berakhlak"