Rapat Rutin TP-PKK Lampung Utara, Evaluasi Program dan Dorong Produk UMKM Lokal

KOTABUMI, (GNotif.Com) – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lampung Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) rutin sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi, mengevaluasi pelaksanaan program kerja, sekaligus menyusun strategi kegiatan untuk sisa Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Kamis, 20 Agustus 2026, dan diikuti jajaran pengurus TP-PKK Kabupaten, para Ketua Kelompok Kerja (Pokja), serta pengurus TP-PKK tingkat kecamatan.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni. Turut hadir Ketua I Bety Viviyanti Romli, S.Pd., Ketua IV dr. Artyca Wahyu Utami, Sekretaris TP-PKK Hana Kurniati, serta jajaran pengurus lainnya.

Rakor rutin tersebut menjadi momentum penting untuk melihat kembali sejauh mana program yang telah direncanakan dapat direalisasikan selama enam bulan terakhir. Selain melakukan evaluasi, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai agenda yang akan dilaksanakan hingga penghujung tahun.

Dalam organisasi yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dan kelurahan, koordinasi menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan setiap program dapat berjalan secara seragam, terarah, dan sesuai dengan tujuan pemberdayaan masyarakat.

Evaluasi Program Kerja Enam Bulan

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni menyampaikan bahwa rapat koordinasi rutin tersebut tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi juga menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja TP-PKK selama enam bulan sebelumnya.

Evaluasi diperlukan untuk mengetahui kegiatan yang telah berjalan dengan baik, kegiatan yang masih membutuhkan penguatan, serta berbagai kendala yang ditemui oleh pengurus ketika melaksanakan program di lapangan.

Menurutnya, hasil evaluasi menjadi bahan penting dalam menyusun langkah berikutnya. Dengan demikian, kegiatan TP-PKK pada sisa Tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi keluarga dan masyarakat.

Rakor juga memberikan kesempatan kepada para pengurus untuk menyampaikan perkembangan kegiatan di wilayah masing-masing. Setiap kecamatan memiliki kondisi dan potensi yang berbeda, sehingga pelaksanaan program membutuhkan koordinasi serta penyesuaian berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.

“Rapat ini menjadi wadah koordinasi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja PKK selama enam bulan yang lalu. Dari evaluasi tersebut kita dapat menyusun berbagai langkah dan rencana kegiatan untuk sisa Tahun 2026,” ujar drg. Meri Farida.

Ia berharap hasil pembahasan dalam rakor dapat diteruskan oleh para pengurus di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan. Dengan begitu, program yang telah dirancang tidak berhenti pada tingkat kabupaten, tetapi benar-benar dapat dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pelaksanaan Program Harus Mengacu pada Matriks Kegiatan

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara juga menegaskan pentingnya setiap jajaran memahami matriks kegiatan yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan program kerja TP-PKK.

Matriks kegiatan tersebut merupakan arahan resmi dari pengurus TP-PKK Pusat maupun TP-PKK Provinsi Lampung. Oleh sebab itu, setiap jenjang kepengurusan diminta melaksanakan program dengan penuh tanggung jawab.

Pedoman tersebut menjadi acuan agar program yang dilaksanakan di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan tetap berada dalam satu arah. Keselarasan program juga diperlukan agar target pemberdayaan keluarga dapat dicapai secara bertahap.

Menurut drg. Meri Farida, setiap pengurus memiliki tanggung jawab untuk memahami tugas dan fungsi masing-masing. Koordinasi antar-Pokja juga perlu terus diperkuat sehingga tidak terjadi tumpang tindih kegiatan maupun program yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Dengan adanya pedoman yang jelas, pengurus TP-PKK diharapkan dapat menjalankan kegiatan secara lebih terukur. Pelaksanaan program juga perlu disertai dokumentasi dan evaluasi sehingga perkembangan setiap kegiatan dapat diketahui dengan baik.

Peran TP-PKK dalam Pemberdayaan Keluarga

TP-PKK memiliki peran penting dalam mendukung pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Berbagai program yang dijalankan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan organisasi, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Melalui kelompok kerja yang ada, TP-PKK dapat mendorong peningkatan kapasitas keluarga, kepedulian terhadap lingkungan, penguatan ekonomi keluarga, pendidikan, kesehatan, serta berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan lainnya.

Karena itu, koordinasi secara rutin menjadi kebutuhan penting. Setiap pengurus dapat menyampaikan perkembangan program sekaligus mendapatkan masukan dari pengurus lainnya.

Forum rakor juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman. Program yang berhasil dilaksanakan di satu kecamatan dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lainnya. Begitu pula kendala yang ditemukan di lapangan dapat dibahas secara bersama-sama untuk mencari solusi yang tepat.

Semangat tersebut diharapkan mampu membuat TP-PKK semakin dekat dengan masyarakat. Program yang dilaksanakan hendaknya tidak hanya berorientasi pada pencapaian administrasi, tetapi benar-benar memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kehidupan keluarga.

Dorong Produk UMKM Masuk Sentra Oleh-Oleh

Salah satu hal penting yang menjadi perhatian dalam rakor tersebut adalah upaya mendorong dan mempromosikan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Lampung Utara.

Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara mengajak para pengurus di tingkat kecamatan untuk ikut mengambil bagian dalam memperkenalkan berbagai produk unggulan masyarakat di wilayah masing-masing.

Ia menyampaikan harapan agar setiap kecamatan dapat menitipkan sekaligus memasarkan produk-produk UMKM unggulan daerahnya melalui Sentra Oleh-Oleh TP-PKK Kabupaten Lampung Utara.

“Harapannya setiap kecamatan dapat menitipkan serta memasarkan produk-produk UMKM unggulan daerahnya di Sentra Oleh-Oleh TP-PKK Kabupaten Lampung Utara. Langkah ini dilakukan agar produk asli Lampung Utara semakin dikenal luas, sekaligus dapat menjadi cenderamata khas yang menjadi kebanggaan identitas daerah kita,” ujarnya.

Langkah tersebut dinilai penting karena keberadaan UMKM tidak hanya berkaitan dengan kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari potensi daerah. Produk yang dihasilkan masyarakat dapat menjadi identitas sekaligus sarana memperkenalkan Lampung Utara kepada masyarakat dari luar daerah.

Melalui Sentra Oleh-Oleh TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, produk lokal diharapkan memiliki ruang pemasaran yang lebih luas. Produk makanan, kerajinan, maupun berbagai hasil kreativitas masyarakat dapat diperkenalkan kepada masyarakat dan para pengunjung yang membutuhkan buah tangan khas daerah.

Produk Lokal Diharapkan Semakin Dikenal

Pengembangan pemasaran produk UMKM menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Banyak pelaku usaha memiliki produk yang baik, namun masih membutuhkan dukungan dalam hal promosi, pengemasan, pemasaran, dan perluasan jaringan konsumen.

Dalam konteks tersebut, TP-PKK dapat mengambil peran sebagai salah satu penggerak pemberdayaan ekonomi keluarga. Para kader di berbagai tingkatan dapat membantu memperkenalkan produk masyarakat sekaligus mendorong pelaku UMKM agar terus meningkatkan kualitas produknya.

Produk lokal yang dipasarkan juga diharapkan memenuhi standar yang baik, mulai dari kualitas bahan, kebersihan, kemasan, hingga informasi produk. Hal tersebut penting agar produk UMKM Lampung Utara memiliki daya saing dan mampu diterima oleh konsumen secara lebih luas.

Promosi secara berkelanjutan juga menjadi bagian penting. Produk yang sudah tersedia di Sentra Oleh-Oleh perlu terus diperkenalkan melalui berbagai kegiatan, termasuk agenda pemerintah, kegiatan organisasi, pameran, maupun berbagai momentum yang mendatangkan masyarakat dari luar daerah.

UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Keluarga

Penguatan UMKM memiliki kaitan erat dengan pemberdayaan keluarga. Ketika usaha masyarakat berkembang, peluang peningkatan pendapatan keluarga juga semakin terbuka.

TP-PKK dapat mendorong agar kegiatan ekonomi produktif yang dilakukan masyarakat terus berkembang. Kreativitas yang dimiliki keluarga dapat diarahkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Hal tersebut sekaligus sejalan dengan semangat pemberdayaan yang selama ini menjadi bagian dari gerakan PKK. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga didorong untuk memiliki kemampuan mengembangkan potensi yang ada di lingkungannya.

Setiap kecamatan di Lampung Utara tentunya memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat menjadi kekuatan apabila dikelola dan dipromosikan dengan baik.

Dengan demikian, keberadaan Sentra Oleh-Oleh TP-PKK Kabupaten Lampung Utara dapat menjadi salah satu wadah untuk mempertemukan produk-produk unggulan dari berbagai wilayah.

Dialog Terbuka Bahas Kendala di Lapangan

Setelah penyampaian arahan dan pembahasan program, kegiatan rakor dilanjutkan dengan sesi dialog terbuka dan tanya jawab. Para pengurus TP-PKK kecamatan diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi, perkembangan kegiatan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Dialog tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan rakor karena kondisi di lapangan terkadang berbeda dengan perencanaan yang telah disusun. Dengan adanya komunikasi langsung, berbagai kendala dapat diketahui lebih cepat dan dicari jalan keluarnya secara bersama-sama.

Permasalahan yang disampaikan para pengurus juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi jajaran TP-PKK Kabupaten Lampung Utara dalam menyusun kebijakan dan program berikutnya.

Semangat musyawarah menjadi salah satu kekuatan dalam forum tersebut. Pengurus tidak hanya menerima arahan, tetapi juga memiliki ruang untuk memberikan masukan berdasarkan pengalaman ketika menjalankan kegiatan di wilayah masing-masing.

Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa dan Kelurahan

Koordinasi yang dilakukan di tingkat kabupaten diharapkan dapat diteruskan hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Hal tersebut penting karena sebagian besar kegiatan pemberdayaan keluarga bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat paling bawah.

Pengurus TP-PKK kecamatan memiliki peran untuk menerjemahkan program menjadi kegiatan yang dapat dilaksanakan sesuai kondisi wilayah. Selanjutnya, kader di desa dan kelurahan menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan berbagai kegiatan bersama masyarakat.

Dengan koordinasi yang berjenjang, setiap program dapat berjalan lebih terarah. Komunikasi antara pengurus juga diharapkan dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman dan memastikan informasi terkait program dapat diterima dengan baik.

Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara berharap seluruh pengurus dapat menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan komunikasi. Setiap persoalan yang muncul di lapangan diharapkan dapat segera dikoordinasikan agar tidak menghambat pelaksanaan program.

Rakor Menjadi Momentum Menyatukan Langkah

Rapat koordinasi rutin TP-PKK Kabupaten Lampung Utara pada akhirnya menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus. Evaluasi program selama enam bulan memberikan gambaran mengenai capaian yang telah dilakukan, sementara penyusunan agenda sisa tahun menjadi pijakan untuk melanjutkan program secara lebih terarah.

Di sisi lain, dorongan terhadap pemasaran produk UMKM menunjukkan bahwa TP-PKK juga memberikan perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Produk lokal tidak hanya dipandang sebagai hasil usaha, tetapi juga sebagai bagian dari identitas daerah yang perlu dikembangkan dan diperkenalkan.

Kolaborasi antara TP-PKK, pelaku UMKM, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha lokal.

Dengan adanya ruang pemasaran melalui Sentra Oleh-Oleh TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, para pelaku UMKM diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pemasaran.

Target Program hingga Akhir Tahun 2026

Memasuki sisa Tahun 2026, jajaran TP-PKK Kabupaten Lampung Utara diharapkan dapat melaksanakan berbagai program sesuai matriks kegiatan yang telah ditetapkan. Evaluasi yang dilakukan dalam rakor menjadi dasar untuk melakukan pembenahan pada program yang belum berjalan optimal.

Setiap Pokja juga diharapkan terus berkoordinasi sehingga agenda yang direncanakan dapat terlaksana sesuai target. Dukungan pengurus di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Program kerja yang kuat tentunya membutuhkan pelaksanaan yang konsisten. Karena itu, komunikasi dan evaluasi berkala akan terus dibutuhkan untuk memastikan setiap kegiatan tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan.

Rakor rutin juga menjadi bentuk komitmen TP-PKK Kabupaten Lampung Utara untuk terus meningkatkan kualitas organisasi. Melalui evaluasi dan dialog, organisasi dapat mengetahui kekuatan sekaligus kekurangan yang perlu diperbaiki.

Bangun Gerakan Pemberdayaan yang Berkelanjutan

Pemberdayaan keluarga pada dasarnya merupakan proses yang membutuhkan waktu dan kesinambungan. Program tidak dapat memberikan hasil maksimal apabila hanya dilakukan sesaat. Oleh karena itu, kesinambungan kegiatan menjadi salah satu perhatian dalam setiap penyusunan agenda TP-PKK.

Pengurus diharapkan dapat menjaga semangat untuk terus bergerak bersama masyarakat. Berbagai potensi yang ada di setiap wilayah perlu digali dan dikembangkan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

Dalam hal pengembangan UMKM, keberlanjutan pemasaran menjadi bagian penting. Tidak cukup hanya menyediakan tempat penjualan, tetapi juga diperlukan promosi, peningkatan kualitas, inovasi produk, dan kemampuan membaca kebutuhan pasar.

Melalui koordinasi yang terus diperkuat, TP-PKK diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak berbagai kegiatan positif di masyarakat Lampung Utara.

Komitmen Bersama untuk Lampung Utara

Rapat koordinasi rutin yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026 tersebut menunjukkan komitmen TP-PKK Kabupaten Lampung Utara untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan.

Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni bersama jajaran pengurus menempatkan koordinasi sebagai bagian penting dalam memastikan program dapat berjalan dengan baik.

Selain mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, perhatian terhadap pengembangan produk UMKM lokal juga menjadi salah satu pesan penting dalam pertemuan tersebut. Produk masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumsi lokal, tetapi dapat berkembang menjadi produk yang dikenal lebih luas.

Dengan semangat kebersamaan, koordinasi, dan pemberdayaan, TP-PKK Kabupaten Lampung Utara diharapkan mampu terus memberikan kontribusi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

Pada akhirnya, keberhasilan program TP-PKK tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Ketika keluarga semakin berdaya, UMKM semakin berkembang, produk lokal semakin dikenal, dan koordinasi antarpengurus semakin kuat, maka gerakan pemberdayaan keluarga akan memberikan dampak yang semakin luas.

Rakor rutin tersebut menjadi salah satu langkah untuk memastikan semangat tersebut tetap terjaga. Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, komunikasi yang terbuka, serta dukungan seluruh jajaran hingga tingkat desa dan kelurahan, TP-PKK Kabupaten Lampung Utara optimistis berbagai program yang telah direncanakan dapat terus dilaksanakan secara optimal hingga akhir Tahun 2026. (*)

# Pewarta Pariyo Saputra #

```

Posting Komentar untuk "Rapat Rutin TP-PKK Lampung Utara, Evaluasi Program dan Dorong Produk UMKM Lokal"