Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat, Tekankan Integritas dan Budaya Kerja “Jalan Lurus”

TANGGAMUS, (GNotif.Com) - Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. melantik dan mengambil sumpah/janji 78 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Rabu (26/8/2026).

Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Islamic Center Kotaagung dan menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat struktur organisasi pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebanyak 78 pejabat yang dilantik berasal dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama), Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas hingga Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, para Camat, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya. Kehadiran jajaran pemerintahan tersebut menunjukkan bahwa pelantikan pejabat menjadi bagian penting dari proses penguatan roda pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda administratif atau pergantian posisi dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, jabatan yang diberikan merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab besar terhadap organisasi, masyarakat, serta kepada Allah SWT.

“Jabatan yang kalian emban bukanlah sekadar kedudukan dalam struktur organisasi. Di balik itu terdapat amanah dan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan organisasi, tetapi juga kepada masyarakat dan tentunya kepada Allah SWT,” kata Saleh Asnawi.

Pelantikan Bagian dari Pembinaan Karier ASN

Bupati menjelaskan, proses pelantikan 78 pejabat tersebut merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan karier aparatur sipil negara. Penataan jabatan juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi sehingga roda pemerintahan dapat berjalan secara efektif, profesional, dan berkesinambungan.

Menurutnya, keberadaan pejabat yang memiliki kompetensi dan integritas sangat diperlukan dalam menjalankan berbagai program pembangunan daerah. Setiap pejabat diharapkan mampu memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta memiliki kemampuan untuk menerjemahkan kebijakan menjadi program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan rutinitas. Mereka dituntut mampu membaca persoalan yang ada, memahami tantangan pembangunan, menciptakan inovasi, serta membangun koordinasi dengan seluruh jajaran.

“Jangan hanya berorientasi pada rutinitas. Saudara harus mampu melihat persoalan secara lebih luas, membaca tantangan ke depan, membangun inovasi, serta memastikan seluruh jajaran bekerja dalam satu arah dan satu tujuan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan agar aparatur pemerintah tidak hanya menjalankan pekerjaan berdasarkan kebiasaan, tetapi mampu melakukan pembaruan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Empat Pejabat JPT Pratama Dilantik

Dalam pelantikan tersebut, terdapat empat pejabat untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Keempat pejabat tersebut diberikan tanggung jawab untuk menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Keempat pejabat itu yakni Arpin, S.Pd., M.M. sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik; Hendra Wijaya Mega, S.T., M.T., M.M. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; Dharma Saputra, S.E., M.H. sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM; serta Ir. Belli Pahlupi, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.

Posisi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah. Terlebih, perangkat daerah yang berkaitan dengan investasi, pelayanan publik, ketenagakerjaan, pemerintahan, hukum, serta kemasyarakatan bersentuhan langsung dengan berbagai kebutuhan pembangunan.

Bupati berharap pejabat pimpinan tinggi pratama mampu menjadi motor penggerak di lingkungan perangkat daerah masing-masing. Mereka tidak hanya dituntut mampu mengelola organisasi, tetapi juga harus dapat membangun koordinasi dan memastikan program berjalan sesuai dengan arah pembangunan Kabupaten Tanggamus.

14 Camat Mendapat Amanah Baru

Selain pejabat pimpinan tinggi pratama, pelantikan tersebut juga mencakup 14 camat yang mendapatkan amanah untuk menjalankan tugas di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanggamus.

Ke-14 camat yang dilantik yakni Ali Imron, S.H., M.M. sebagai Camat Wonosobo; Aguslan, S.Sos. sebagai Camat Cukuh Balak; Eko Setiono, S.E., M.M. sebagai Camat Gisting; Iskandar, S.Ag., M.Pdi. sebagai Camat Kelumbayan; Nurdiansyah, S.STP., M.Si. sebagai Camat Kelumbayan Barat; Edi Yulian, S.E., M.M. sebagai Camat Pematang Sawa; Romas Yadi, S.Sos., M.M. sebagai Camat Pugung.

Selanjutnya, Yusmanto Agung, S.E. sebagai Camat Semaka; Joni Repi, S.E., M.M. sebagai Camat Pulau Panggung; Senen, S.P., S.Pd. sebagai Camat Sumberejo; Edwin Syah, S.E., M.M. sebagai Camat Air Naningan; Enie Yusnita Linda, S.E. sebagai Camat Ulu Belu; Sujono, S.E. sebagai Camat Bandar Negeri Semuong; serta Sarif Hidayat Bangsawan, S.STP., M.Si. sebagai Camat Kota Agung Barat.

Kepada para camat tersebut, Bupati Saleh Asnawi memberikan penekanan khusus mengenai peran strategis mereka dalam penyelenggaraan pemerintahan. Camat bukan hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi koordinator berbagai elemen pemerintahan di tingkat kecamatan.

“Camat memiliki peran strategis sebagai koordinator yang akan mengkoordinasikan seluruh elemen pemerintahan di tingkat kecamatan,” ujar Saleh.

Peran tersebut membuat camat harus mampu membangun komunikasi dengan kepala desa, perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur masyarakat lainnya. Koordinasi yang baik di tingkat kecamatan diharapkan dapat membantu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.

Para camat juga diminta segera mengikuti Pelatihan Kepamongprajaan. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan para camat dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas

Pelantikan juga mencakup sejumlah pejabat administrator dan pengawas yang akan mengisi berbagai posisi strategis di lingkungan perangkat daerah. Beberapa di antaranya yakni Riswanda Djunaidi, S.E., M.M. sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Ristika Trianita, S.STP., M.Si. sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga.

Selanjutnya Henri Fatra, S.T., M.M. dipercaya sebagai Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral pada Dinas Tenaga Kerja. Ricardo Putrayasa, S.A.B. sebagai Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Dhani Riza Efriansyah, S.T. menjabat Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura. Erlan Deni Saputra, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur pada Satuan Polisi Pamong Praja.

Nauval, S.Sos. dipercaya sebagai Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura. Syafrizal, S.Pd.I., M.Pd. sebagai Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sementara Gigih Rudiansyah, S.E. dipercaya sebagai Kepala Bidang Persandian pada Dinas Komunikasi dan Informatika. Ovi Ariansyah, S.IP. sebagai Kepala Bidang Kearsipan Dokumentasi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

Selanjutnya Bambang Probo Sampijrno, S.STP., M.Si. sebagai Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga; Lutfi Sobri, S.Pi., M.Si. sebagai Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan; Rodiyal, S.E. sebagai Kepala Bidang Pengawasan Perikanan pada Dinas Perikanan; serta Jauhari, S.E. sebagai Kepala Bidang Penunjang dan Sarana Prasarana pada RSUD Batin Mangunang.

Selain nama-nama tersebut, sejumlah sekretaris kecamatan, kepala UPTD, kepala seksi, kepala subbagian, dan pejabat lainnya juga dilantik hingga keseluruhan mencapai 78 orang.

13 Kepala UPTD Puskesmas Dilantik

Penguatan struktur pemerintahan juga dilakukan pada sektor pelayanan kesehatan. Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 13 Kepala UPTD Puskesmas mendapat amanah baru untuk memimpin fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

Ke-13 pejabat tersebut yakni Beny Heranista, S.Tr.Keb. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Air Naningan; Bdn. Maritha, S.ST. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Kota Agung; dr. Inten Kumala Sari sebagai Kepala UPTD Puskesmas Gisting; Fran Adrian, S.Kep. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Wonosobo; serta Ns. Meli Sugiarti, S.Kep., M.M. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Gunung Sari.

Selanjutnya Supriyanto, S.K.M. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Ngarip; Eni Sapriani MD, SST., M.Kes. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Margoyoso; Bdn. Diana, S.Tr.Keb. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Martanda; dr. Tri Ayuni Laraswati sebagai Kepala UPTD Puskesmas Way Nipah.

Kemudian dr. Indah Pratiwi, S.Ked. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Talang Padang; dr. Vinda Rhendia sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sanggi; dr. Ice Malahani Indha Wulan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Bulok Sukamara; serta dr. Neli Widiastuti, M.M. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sumanda.

Para Kepala UPTD Puskesmas tersebut juga diminta segera mengikuti Pelatihan Manajemen Puskesmas. Bupati meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama Dinas Kesehatan memfasilitasi pelaksanaan pelatihan tersebut.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas manajerial para kepala puskesmas sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Bupati Tekankan Budaya Kerja “Jalan Lurus”

Salah satu pesan utama Bupati Saleh Asnawi dalam pelantikan tersebut adalah penguatan budaya kerja “Jalan Lurus”. Budaya kerja tersebut ditekankan sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Bupati menekankan empat hal utama. Pertama, menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Kedua, memperkuat budaya kerja “Jalan Lurus”. Ketiga, meningkatkan pelayanan publik melalui inovasi, percepatan kinerja, dan pemanfaatan teknologi informasi.

Keempat, membangun sinergi dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan. Keempat hal tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi para pejabat dalam menjalankan amanah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

“Bekerja dengan jujur, disiplin, bertanggung jawab dan istiqomah dalam pengabdian,” pesannya.

Penekanan terhadap integritas menjadi penting karena aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab dalam mengelola pelayanan dan berbagai program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Integritas menjadi dasar agar kewenangan yang dimiliki digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.

Pelayanan Publik Harus Terus Ditingkatkan

Bupati juga mendorong seluruh pejabat agar tidak berhenti pada pencapaian administratif. Pelayanan publik harus terus diperbaiki melalui inovasi, percepatan kinerja, serta pemanfaatan teknologi informasi.

Perkembangan teknologi memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk mempercepat berbagai proses pelayanan. Karena itu, aparatur dituntut mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan organisasi.

Namun, peningkatan pelayanan tidak hanya berkaitan dengan teknologi. Sikap aparatur dalam memberikan pelayanan juga menjadi faktor penting. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan mudah diakses.

Pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu memastikan seluruh jajaran di bawah koordinasinya memiliki orientasi yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sinergi dengan Masyarakat Jadi Kunci

Selain internalisasi budaya kerja, Bupati Saleh Asnawi juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan masyarakat dalam menjalankan pembangunan.

Komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat dapat membantu mengidentifikasi berbagai kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, program yang dijalankan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.

Para pejabat juga diharapkan tidak membangun jarak dengan masyarakat. Sebaliknya, pejabat harus mampu hadir, mendengar aspirasi, memahami persoalan, serta mencari solusi berdasarkan kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Pelantikan 78 pejabat tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan Kabupaten Tanggamus. Setiap pejabat memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, tetapi seluruhnya harus bergerak dalam satu arah sesuai visi pembangunan daerah.

Bupati berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu memberikan dedikasi terbaik dan menjadikan jabatan sebagai amanah untuk meningkatkan kualitas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat Tanggamus.

“Laksanakan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab, berikan dedikasi dan loyalitas terbaik,” pungkasnya.

Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menaruh harapan besar kepada jajaran pejabat baru untuk memperkuat kinerja pemerintahan dari tingkat perangkat daerah hingga kecamatan dan fasilitas pelayanan publik.

Penguatan integritas, profesionalisme, disiplin, inovasi, pemanfaatan teknologi, serta sinergi dengan masyarakat menjadi sejumlah fondasi yang diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Budaya kerja “Jalan Lurus” yang ditekankan Bupati juga diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui sikap dan tindakan setiap aparatur dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dengan demikian, pelantikan 78 pejabat tersebut diharapkan menjadi awal dari peningkatan kinerja pemerintahan Kabupaten Tanggamus, sekaligus memperkuat komitmen seluruh aparatur untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, bekerja secara profesional, dan menjalankan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat.

Semangat integritas dan budaya kerja “Jalan Lurus” diharapkan menjadi landasan bagi seluruh pejabat yang baru dilantik dalam mengemban tugas, sehingga roda pemerintahan Kabupaten Tanggamus dapat berjalan semakin efektif, transparan, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

(*)

#Tanggamus #PemkabTanggamus #BupatiTanggamus #SalehAsnawi #PelantikanPejabat #ASN #Pemerintahan #JalanLurus #PelayananPublik #TanggamusMaju

Posting Komentar untuk "Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat, Tekankan Integritas dan Budaya Kerja “Jalan Lurus”"