Polres Lampung Utara Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kapolres Santuni Anak Yatim
LAMPUNG UTARA, (GNotif.Com) – Polres Lampung Utara menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa dari Pondok Pesantren Darun Naja, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di Masjid Al-Fachri Polres Lampung Utara mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat pembinaan rohani dan mental sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, personel Polres Lampung Utara, Bhayangkari, ASN dan PHL, siswa-siswi SMK Negeri 1 Lampung Utara, serta pimpinan dan santri Pondok Pesantren Darun Naja.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Para peserta mengikuti setiap rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan terhadap peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengambil nilai-nilai keteladanan Rasulullah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
Diawali Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh Ananda Awang Rizki Sani. Pembacaan ayat suci tersebut menjadi pembuka kegiatan sebelum dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Lampung Utara.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid oleh Ustaz Abdul Minan AF yang diiringi tim hadroh. Lantunan shalawat dan pembacaan Maulid menambah suasana religius di Masjid Al-Fachri Polres Lampung Utara.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama dan doa yang disampaikan Al-Mukarom Wal Muhtarom KH. Ahmad Fauzi AF. Dalam ceramah tersebut, peserta diajak untuk memahami kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam menjalani kehidupan, membangun hubungan dengan sesama, serta menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi serta memperkuat komitmen dalam menerapkan nilai-nilai akhlak Rasulullah dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Kapolres Ajak Personel Introspeksi dan Perbaiki Diri
Dalam sambutannya, Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., mengajak seluruh personel menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.
Menurut Kapolres, peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting bagi setiap umat Islam karena menjadi momentum untuk mengenang sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW.
“Melalui momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, saya mengajak diri saya pribadi dan seluruh personel Polres Lampung Utara untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta meningkatkan semangat nasionalisme,” ujar Kapolres.
Ajakan tersebut tidak hanya ditujukan dalam konteks kehidupan keagamaan, tetapi juga berkaitan dengan pelaksanaan tugas kepolisian. Setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, peningkatan kualitas moral dan spiritual diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Personel kepolisian dituntut mampu menjalankan kewenangannya secara bertanggung jawab, sekaligus tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.
Tugas Kepolisian Dipandang Sebagai Amanah
Kapolres Lampung Utara menekankan bahwa setiap tugas kepolisian harus dipandang sebagai amanah sekaligus ladang ibadah. Amanah tersebut harus dilaksanakan dengan lurus, ikhlas, humanis, dan penuh tanggung jawab.
Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan pentingnya kejujuran, keadilan, kasih sayang, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama.
Dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat, personel Polri berhadapan dengan berbagai karakter, persoalan, dan kebutuhan warga. Kondisi tersebut membutuhkan kemampuan untuk bertindak tegas ketika diperlukan, tetapi tetap menjaga sikap santun dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan.
Kapolres juga mengajak seluruh personel untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, hendaknya kita senantiasa memberikan pelayanan yang santun, adil, tegas, dan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi penekanan bahwa tugas kepolisian bukan hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga bagaimana membangun kepercayaan masyarakat. Sikap humanis dan pelayanan yang baik diharapkan dapat menciptakan hubungan yang semakin dekat antara kepolisian dengan masyarakat.
Perkuat Solidaritas dan Silaturahmi
Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, AKBP Raswidiati Anggraini juga menekankan pentingnya memperkuat solidaritas dan silaturahmi. Hal tersebut dinilai penting, baik di lingkungan internal Polri maupun dalam hubungan dengan berbagai elemen masyarakat.
Solidaritas internal menjadi salah satu kekuatan dalam menjalankan tugas kepolisian. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, berbagai tugas dapat dilaksanakan secara lebih terkoordinasi.
Di luar lingkungan internal, hubungan baik dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, instansi terkait, serta seluruh lapisan masyarakat juga perlu terus dibangun. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Partisipasi masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Komunikasi dan silaturahmi yang terjalin dengan baik dapat membantu kepolisian memperoleh informasi sekaligus memahami berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita terus memperkuat solidaritas dan silaturahmi. Dengan sinergi dan kebersamaan tersebut, saya berharap tercipta situasi kamtibmas yang semakin kondusif, sehingga wilayah hukum Polres Lampung Utara senantiasa aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.
Kapolres Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Usai rangkaian ceramah agama dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa, termasuk santriawan dan santriwati Pondok Pesantren Darun Naja.
Pemberian santunan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Polres Lampung Utara. Selain memperingati kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Keberadaan anak yatim dan dhuafa membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Kepedulian sosial dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui pemberian santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan.
Bagi jajaran Polres Lampung Utara, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan sosial diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih erat dan menciptakan rasa kebersamaan.
Santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Darun Naja yang hadir dalam kegiatan tersebut turut mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat. Kehadiran mereka sekaligus memberikan warna tersendiri dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Al-Fachri.
Momentum Pembinaan Rohani dan Mental
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi bagian dari pembinaan rohani dan mental bagi personel Polres Lampung Utara. Pembinaan spiritual dinilai memiliki peran dalam membentuk karakter personel agar mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Dalam menjalankan tugas sehari-hari, anggota Polri menghadapi berbagai tantangan. Mereka dituntut untuk tetap profesional, disiplin, dan mampu mengambil keputusan secara tepat dalam berbagai situasi.
Nilai keagamaan dan keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi landasan moral bagi personel dalam menjalankan tugas. Kejujuran, amanah, keadilan, kesabaran, dan kepedulian terhadap masyarakat menjadi nilai yang relevan untuk terus dikembangkan dalam kehidupan anggota Polri.
Pembinaan rohani juga dapat menjadi ruang bagi personel untuk melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Setiap tugas yang telah dilakukan dapat menjadi bahan refleksi untuk melihat hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
Dengan demikian, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi di lingkungan kepolisian diharapkan tidak berhenti pada acara peringatan semata, tetapi dapat memberikan dampak terhadap sikap dan perilaku personel dalam menjalankan tugas.
Bangun Kedekatan dengan Masyarakat
Kegiatan yang melibatkan unsur kepolisian, Bhayangkari, ASN, PHL, pelajar, serta keluarga besar Pondok Pesantren Darun Naja tersebut juga mencerminkan upaya membangun kebersamaan lintas kelompok.
Keterlibatan siswa-siswi SMK Negeri 1 Lampung Utara dalam kegiatan tersebut memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai keagamaan sekaligus melihat sisi lain dari kehidupan institusi kepolisian.
Hubungan antara kepolisian dan generasi muda juga perlu terus dibangun. Generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, pembinaan karakter, pendidikan moral, serta kegiatan positif perlu terus didorong.
Di sisi lain, kehadiran tokoh agama dan lingkungan pesantren dalam kegiatan kepolisian dapat memperkuat komunikasi serta silaturahmi. Tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan pesan-pesan moral kepada masyarakat, termasuk mengenai pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban lingkungan.
Sinergi untuk Kamtibmas yang Kondusif
Harapan terhadap situasi kamtibmas yang aman, damai, dan nyaman menjadi salah satu pesan penting dalam peringatan Maulid Nabi tersebut. Keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan.
Melalui komunikasi dan silaturahmi yang terus terjaga, berbagai persoalan yang muncul di masyarakat diharapkan dapat diselesaikan secara lebih baik. Kepolisian juga dapat menjalankan tugas dengan dukungan masyarakat yang semakin kuat.
Dalam konteks tersebut, pesan yang disampaikan Kapolres Lampung Utara pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi relevan untuk seluruh personel. Nilai keagamaan, profesionalisme, pelayanan humanis, solidaritas, serta kepedulian sosial perlu berjalan beriringan dalam pelaksanaan tugas.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Polres Lampung Utara akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat karakter personel dan kepedulian sosial. Pesan keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polres Lampung Utara juga menunjukkan komitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus pengingat bahwa keberadaan institusi kepolisian juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat.
Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, seluruh personel diharapkan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperkuat integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di wilayah hukum Polres Lampung Utara.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan sinergi demi terciptanya keamanan serta ketertiban masyarakat yang semakin kondusif di Kabupaten Lampung Utara.
(*)
# Pewarta: Suryadi Saputra Jaya #






Posting Komentar untuk "Polres Lampung Utara Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kapolres Santuni Anak Yatim"