Biddokkes Polda Lampung Bagikan 500 Masker, Lindungi Masyarakat dari Dampak Abu Erupsi
BANDAR LAMPUNG, (GNOTIF.COM) - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) bersama Polresta Bandar Lampung mengambil langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari potensi dampak abu erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebanyak 500 masker dibagikan secara langsung kepada masyarakat di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kesehatan lapangan sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka.
Pembagian masker dilakukan menyusul kondisi yang membutuhkan kewaspadaan masyarakat terhadap kemungkinan paparan debu atau abu erupsi. Polri mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta melakukan langkah perlindungan diri apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaksanaannya dipimpin Wakapolresta Bandar Lampung dan melibatkan Kasi Dokkes Polresta Bandar Lampung, personel Polresta Bandar Lampung, Bhayangkari Polresta Bandar Lampung serta Tim E Keslap Biddokkes Polda Lampung.
Petugas turun langsung ke kawasan Tugu Adipura untuk membagikan masker kepada masyarakat. Selain memberikan masker, personel juga menyampaikan edukasi dan imbauan mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara.
Masyarakat yang menerima masker diimbau menggunakannya ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama apabila kondisi udara dirasakan kurang baik akibat paparan debu. Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk perlindungan sederhana yang dapat dilakukan masyarakat.
Kehadiran personel kesehatan Polri di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang tepat. Di tengah situasi yang berkaitan dengan fenomena alam, informasi yang jelas dan dapat dipercaya diperlukan agar masyarakat tidak mudah panik.
Kabiddokkes Polda Lampung AKBP dr. Sigit Lesmonojati, M.H., mengatakan pembagian masker merupakan langkah preventif sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya apabila kondisi udara kurang baik akibat paparan debu,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan debu ketika berada di luar rumah.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Apabila mengalami gangguan kesehatan atau keluhan yang dirasakan setelah beraktivitas di lingkungan yang berdebu, masyarakat diminta segera memanfaatkan layanan kesehatan terdekat.
Langkah tersebut menjadi penting terutama bagi masyarakat yang harus melakukan aktivitas di ruang terbuka. Perlindungan diri dan kewaspadaan perlu menjadi perhatian agar potensi gangguan kesehatan dapat diminimalkan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa jajaran Polda Lampung terus mengedepankan langkah preventif dan pelayanan langsung kepada masyarakat dalam menghadapi situasi tersebut.
Menurut Yuni, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Polri hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan informasi yang tepat. Kami mengimbau masyarakat tidak panik, tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang, serta menggunakan masker sebagai langkah sederhana untuk menjaga kesehatan,” ujar Yuni.
Ia menambahkan, masyarakat perlu menyikapi kondisi tersebut secara bijak. Informasi mengenai perkembangan situasi sebaiknya diperoleh dari sumber resmi sehingga tidak menimbulkan keresahan akibat kabar yang belum terverifikasi.
Imbauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, terutama informasi yang dapat memicu kepanikan.
Menurut Yuni, sinergi antara fungsi kesehatan dengan jajaran kewilayahan menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Apabila membutuhkan bantuan atau mengalami gangguan kesehatan, segera manfaatkan layanan kesehatan terdekat,” pungkasnya.
Kegiatan pembagian 500 masker tersebut juga menunjukkan bahwa upaya pencegahan dilakukan secara langsung di tengah masyarakat. Petugas tidak hanya memberikan perlindungan berupa masker, tetapi juga menyampaikan pesan kesehatan secara langsung kepada warga.
Dalam pelaksanaannya, Tim E Keslap Biddokkes Polda Lampung bersama personel Polresta Bandar Lampung menjadi bagian dari kegiatan pelayanan lapangan. Kehadiran tim kesehatan tersebut diharapkan dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan.
Kawasan Tugu Adipura dipilih sebagai salah satu lokasi kegiatan karena menjadi salah satu ruang publik yang banyak digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Dengan turun langsung ke kawasan tersebut, petugas dapat menyasar masyarakat yang sedang berada di ruang terbuka.
Pembagian masker juga menjadi bentuk komunikasi langsung antara aparat dan masyarakat. Petugas dapat menyampaikan pesan secara sederhana mengenai pentingnya menggunakan masker apabila kondisi udara kurang baik.
Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Jika muncul keluhan yang mengganggu setelah melakukan aktivitas di luar rumah, masyarakat diharapkan segera mencari bantuan medis.
Langkah preventif tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak abu erupsi. Meskipun masyarakat diminta tetap tenang, kewaspadaan tetap diperlukan agar setiap kemungkinan gangguan kesehatan dapat ditangani sejak awal.
Dalam kondisi seperti ini, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan diri sendiri. Penggunaan masker, menjaga kebersihan diri serta memperhatikan kondisi tubuh menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri.
Polda Lampung melalui Biddokkes juga memastikan pelayanan kesehatan lapangan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan. Edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu bagian dari kegiatan tersebut agar warga memiliki pemahaman mengenai langkah perlindungan diri.
Di sisi lain, jajaran kewilayahan tetap melakukan pemantauan situasi di wilayah masing-masing. Koordinasi antara fungsi kesehatan dan personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu mempercepat respons apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan.
Sinergi tersebut sekaligus memperkuat peran Polri dalam memberikan pelayanan secara menyeluruh kepada masyarakat. Ketika masyarakat menghadapi situasi yang berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman.
Selain aspek kesehatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat juga tetap menjadi perhatian. Masyarakat diminta tidak panik dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Polri mengajak masyarakat tetap menjalankan aktivitas secara wajar dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Apabila tidak ada kebutuhan mendesak untuk beraktivitas di luar rumah ketika kondisi udara kurang baik, masyarakat dapat mempertimbangkan untuk mengurangi aktivitas di ruang terbuka.
Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dianjurkan oleh petugas kesehatan dalam kegiatan tersebut.
Petugas juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar melalui media sosial. Perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya perlu dipantau melalui sumber informasi resmi dari pihak yang berwenang.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tidak terjebak dalam kabar yang dapat menimbulkan kepanikan.
Kabiddokkes Polda Lampung AKBP dr. Sigit Lesmonojati menegaskan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan lapangan merupakan bagian dari upaya Polri memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.
Imbauan tersebut menjadi pesan utama dalam kegiatan pembagian masker. Polri berharap masyarakat dapat menerapkan langkah pencegahan secara mandiri sekaligus tetap memperhatikan perkembangan informasi resmi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun kembali mengingatkan bahwa sinergi antara aparat, tenaga kesehatan dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan kewaspadaan.
Menurutnya, keamanan dan kesehatan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Situasi yang kondusif akan lebih mudah diwujudkan apabila masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan mampu menjaga ketenangan.
Pembagian 500 masker di kawasan Tugu Adipura menjadi salah satu langkah nyata Polda Lampung dalam memberikan pelayanan langsung. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembagian masker, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri.
Polri melalui Biddokkes Polda Lampung bersama jajaran kewilayahan akan terus melakukan pelayanan kesehatan lapangan serta memberikan edukasi kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan situasi.
Masyarakat pun diharapkan mendukung upaya tersebut dengan mengikuti imbauan yang disampaikan petugas. Tetap tenang, menggunakan masker apabila beraktivitas di luar rumah saat kondisi udara kurang baik, serta segera mendapatkan layanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan menjadi langkah yang dapat dilakukan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi menjadi rujukan utama dalam menyikapi perkembangan kondisi terkait dampak abu erupsi.
Kehadiran Biddokkes Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung di kawasan Tugu Adipura juga menjadi bentuk pelayanan preventif yang mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat.
Dengan sinergi antara fungsi kesehatan, jajaran kewilayahan, pemerintah dan masyarakat, diharapkan potensi dampak kesehatan dapat diminimalkan. Masyarakat juga diharapkan tetap menjalankan aktivitas dengan penuh kewaspadaan tanpa perlu diliputi kepanikan.
Langkah pembagian masker ini sekaligus memperlihatkan komitmen Polda Lampung untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi. Tidak hanya menjaga keamanan, Polri juga berupaya memberikan perlindungan dan edukasi ketika masyarakat menghadapi kondisi yang berpotensi berdampak terhadap kesehatan.
Ke depan, Biddokkes Polda Lampung bersama jajaran akan terus memantau kebutuhan pelayanan kesehatan di lapangan. Edukasi dan imbauan kepada masyarakat akan dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif.
Polri kembali mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker saat diperlukan dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.
Apabila masyarakat mengalami gangguan kesehatan atau membutuhkan bantuan, warga diminta segera memanfaatkan fasilitas maupun layanan kesehatan terdekat.
Dengan kewaspadaan bersama dan informasi yang tepat, diharapkan masyarakat Lampung dapat tetap beraktivitas dengan aman sekaligus mampu mengantisipasi potensi dampak kesehatan dari kondisi udara yang dipengaruhi abu erupsi.
Biddokkes Polda Lampung bersama jajaran Polresta Bandar Lampung memastikan pelayanan kepada masyarakat akan terus menjadi bagian dari langkah preventif Polri. Kehadiran personel di lapangan diharapkan memberikan rasa aman, meningkatkan kesadaran kesehatan dan membantu masyarakat menghadapi situasi dengan tenang serta tidak panik.
(Sumber Humas Polda Lampung)
# Pewarta Pariyo Saputra #



Posting Komentar untuk "Biddokkes Polda Lampung Bagikan 500 Masker, Lindungi Masyarakat dari Dampak Abu Erupsi"